Jauhkan narkoba dari kehidupan dan keluarga kita
posted by M Luthfi FathoniSudah tak terhitung korban akibat keganasan yang namanya narkoba (narkotik dan obat-obatan terlarang). Semakin hari jumlah itupun semakin bertambah. Tidakkah kita merasa prihatin akan keadaan ini? Jauhkan diri kita dan keluarga kita dari daya pikatnya yang menyesatkan itu.
Sebagai pemuda, saya mengamati beberapa perilaku yang bisa menjerumuskan kawula muda kedalam daya pikat narkoba. Salah satu yang paling dominan adalah adanya sifat ingin diakui, seorang pemuda akan dengan senang hati mengkonsumsi narkoba dan minuman keras dengan harapan dia akan dianggap sebagai seorang yang bebas, berani, tidak takut mati dan punya kekuasaan dengan mengharap orang lain yang melihatnya akan takut karena melihat dia dalam kondisi mabuk atau dalam pengaruh narkoba.
Apa solusinya?
Berdasarkan fenomena yang ada disekitar kita, seseorang mulai terjerat kedalam buaian narkoba adalah dalam kisaran umur belasan tahun, dan pada kisaran umur tersebut seorang pemuda adalah masih tanggung jawab orang tua dan mereka benar-benar butuh kendali dari figur orang tua. Maka dari itu, tidak ada solusi yang terbagus melainkan kontrol dari orang tua terhadap putra-putri tersayang.
Apa yang harus dilakukan?
Sebagai seorang anak, tidak ada nasihat yang paling manjur selain nasihat dari orang tua. Begitupun sebagai orang tua, selayaknya kita memperhatikan putra-putri kita. Memberi perhatian bukan hanya pada saat mereka sudah dalam kondisi membutuhkan baru kita menolongnya. Perhatian bisa kita berikan melalui bertanya dengan siapa dia berangkat sekolah (jika mau berangkat sekolah), atau bagaimana keadaan disekolah (saat dia pulang sekolah), atau secara berkala kita menawari sesuatu sehingga tercipta suatu interaksi timbal balik diantara putra-putri dan orang tua.
Dengan adanya perhatian dari orang tua, seorang pemuda tidak akan menyempatkan dirinya untuk mencari perhatian dari orang lain yang mungkin berhubungan dengan narkoba dan minuman keras, karena mereka sudah punya perhatian yang cukup dari orang tua yang mereka tidak akan tukarkan dengan daya pikat narkoba ataupun minuman keras.
Ini mudah!
Mungkin ada beberapa orang tua yang kurang berkomunikasi terhadap putra-putrinya, hal ini bisa diakibatkan oleh perasaan orang tua yang merasa harus dihormati dan acuh (tidak mau berkomunikasi terlebih dahulu) sehingga mau berkomunikasi jika putra-putrinya mengajak bicara. Pernah saya ketahui ada orang tua yang mempunyai hubungan kurang baik terhadap putranya karena orang tua tersebut merasa anaknya telah mempunyai kesalahan karena telah beberapa kali tidak menuruti perkataan orang tua tersebut, demikian pula putranya tersebut tidak mau meminta maaf jika sikap orangtua nya tidak berubah karena acuh. Sebenarnya hal ini bisa diselesaikan asal kita berfikir tenang dan ingin mendapatkan tujuan yang baik. Kita sebagai orang tua, sebaiknya mau menurunkan nada bicara kita, lebih mengalah sedikit tanpa harus kita kehilangan wibawa sebagai orang tua. Dengan perkataan yang lembut dan bijaksana maka seolah hati putra-putri kita sekeras batu pun akan luluh.
Jangan biarkan perasaan putra-putri kita resah sehingga mempalingkannya menuju narkoba. Jauhkan narkoba dari diri dan keluarga kita mulai dari sekarang.
Selamat berjuang dan semoga berhasil!
Comment(5)Ada 5 buah komentar untuk Jauhkan narkoba dari kehidupan dan keluarga kita
semoga jadi pemenang.
amin
iya, terkadang kita sebagai seorang orangtua terkadang nggak terasa kalau kita kurang memperhatikan keluarga kita. malah nggak jarang kita menuntut keluarga kita menurut kepada kita.
semoga keluarga kita dijauhkan dari narkoba :)
Pertamax...
moga jadi pemenang di **sensor** ging competition ya...
artikelnya menarik dan memang yang ditulis di atas sering terjadi di sekitar kita. maka dari itu kita perlu mawas diri sebagai orang tua
salam kenal mas fathonix, thank you sdh komen di web ku.
kita setuju buat menjauhi narkoba.
templatenya bagus, salut.
nih aku juga lagi belajar buat bikin template di myflexiland.com tp blm kelar.
